Klik Untuk Menilai Artikel ini
[Total: Rata-rata: ]

9 Fakta Katarak Yang Perlu Kamu Ketahui

 

Katarak telah menyebabkan banyak kebutaan di dunia, termasuk Indonesia. Kabar baiknya adalah katarak dapat diatasi dengan operasi. Tapi tentu saja biayanya tidak murah. Karena itu beberapa yayasan sosial menjadikan kegiatan operasi katarak sebagai program rutin. Bagaimana tidak? Sebuah tindakan yang tidak semua orang dapat menjangkaunya, namun dapat merubah kualitas hidup seseorang secara drastis.

Berikut ini adalah 9 fakta katarak yang penting untuk Anda ketahui:

  1. Katarak dapat terjadi sejak bayi. Disebut dengan katarak kongenital. Sebagian besar tidak diketahui penyebabnya. Tapi beberapa studi memperlihatkan hubungannya dengan kehamilan di atas 40 tahun, infeksi selama kehamilan serta bayi dengan berat badan lahir <2 kg, di mana kejadian katarak mengalami peningkatan pada kondisi-kondisi tersebut. Studi juga memperlihatkan katarak kongenital lebih banyak terjadi pada anak laki-laki, tidak diketahui mengapa demikian. Dapat terjadi pada satu mata atau kedua-duanya.
  2. Katarak juga dapat berkorelasi dengan beberapa penyakit metabolik, terutama diabetes. Bagi mereka yang menderita diabetes, resiko penurunan ketajaman penglihatan adalah salah satu yang harus diantisipasi. Karena itu, segera setelah didiagnosa menderita diabetes, wajib melakukan pemeriksaan ke dokter mata untuk mengetahui apakah telah terjadi efek diabetes pada mata. Dan untuk menjaga kondisi mata, kadar gula darah perlu dipertahankan pada status terkontrol. Selanjutnya pemeriksaan mata tetap dilakukan rutin, minimal setahun sekali.
  3. Diketahui sinar matahari yang mengandung UV dapat menyebabkan katarak. Namun ternyata usia paling rentan terhadap pengaruh sinar matahari ini adalah pada usia 20-29 tahun.
  4. Anda mengonsumsi obat secara rutin? Beberapa obat yang dikonsumsi jangka panjang (>5 tahun) mungkin berhubungan dengan katarak, misalnya nifedipin dan amlodipin. Demikian pula jenis steroid. Jangan dulu menghentikan obat Anda, konsultasikan dengan dokter Anda. Dokter mata juga dapat membantu memastikan apakah obat-obatan tersebut berpengaruh pada mata Anda.
  5. Faktor yang cukup berpengaruh dan sesungguhnya dapat ditiadakan adalah pengaruh rokok. Jangan anggap remeh pengaruh asap rokok pada mata Anda.
  6. Ternyata mata dengan warna coklat tua cenderung lebih beresiko terhadap katarak, dibandingkan dengan mereka yang bermata biru.
  7. Mereka yang menderita mata minus sebelum usia 20 tahun juga lebih beresiko terkena katarak di kemudian hari.
  8. Apa yang dilakukan pada operasi katarak? Yang bermasalah pada katarak adalah lensa mata, di mana lensa yang seharusnya jernih menjadi keruh sehingga sinar yang masuk menjadi sangat terbatas. Inilah yang menyebabkan terganggunya penglihatan. Karena itu jalan keluarnya adalah dengan mengganti lensa tersebut dengan lensa buatan.
  9. Sebelum menjalani operasi penggantian lensa, Anda perlu berdiskusi dengan dokter Anda untuk memilih lensa yang sesuai dengan kondisi mata Anda. Ada beberapa pilihan lensa, misalnya yang mengutamakan penglihatan jarak dekat atau jarak jauh saja. Terdapat pula pilihan lensa yang nantinya memungkinkan Anda melihat dengan baik untuk jarak mana pun, tanpa perlu bantuan kacamata. Tentunya akan ada perbedaan harga.
 

Tinggalkan Komentar Anda

3 + 5 =