Klik Untuk Menilai Artikel ini
[Total: Rata-rata: ]

Informasi Seputar Mata Palsu Yang Perlu Diketahui

 

Kehilangan penglihatan total adalah sebuah kehilangan yang sangat besar. Baik jika terjadi pada sebelah mata, apalagi bila terjadi pada kedua mata. Di luar faktor hilangnya kemampuan untuk melihat, ada faktor lain yang cukup mempengaruhi hidup seseorang ketika hal ini terjadi, yaitu tampak fisik dari mata yang bermasalah tersebut. Memang sebagian orang masih dikatakan “beruntung” karena secara fisik bola mata dan sekitarnya tidak terlalu tampak berbeda dengan mata normal. Tapi sebagian lagi akan terlihat bermasalah secara estetika, misalnya yang diakibatkan oleh kecelakaan atau tumor. Tidak jarang mereka yang mengalami kebutaan pada sebelah matanya, akan terpengaruh secara psikologis karena penampilan fisik matanya yang sudah tidak berfungsi tersebut.

Solusi untuk kondisi tersebut adalah dengan memanfaatkan mata protesa atau mata palsu. Di Indonesia penggunaan mata protesa belum umum dilakukan. Karena itu masih banyak yang belum paham apa dan bagaimana penggunaannya. Bahkan masih banyak juga yang belum mengetahui keberadaan mata protesa. Padahal penggunaan mata prostetik ini dapat memberikan perubahan yang sangat dramatis. Berikut ini beberapa penjelasannya :

  1. Tehnik pembuatan mata prostetik bisa berbeda-beda. Demikian pula bahannya. Semakin baik tehnik dan bahannya, mata prostetik yang dihasilkan akan semakin mirip dengan mata aslinya, juga tidak menyebabkan iritasi atau alergi.
  2. Untuk menghasilkan mata prostesa yang semirip mungkin dengan mata asli, mata tersebut dibuat secara personal. Serupa dengan proses pembuatan gigi palsu, terlebih dahulu akan dibuat cetakannya dengan sejenis lilin, sampai akhirnya diberikan sentuhan akhir dengan warna yang sesuai dengan mata aslinya, jika terjadi kebutaan pada satu mata saja.
  3. Untuk mendapatkan hasil yang sebaik mungkin, serta menghindari alergi, biasanya mata prostetik dibuat dari bahan akrilik. Pada proses pembuatannya, setelah dicetak, mata palsu tersebut harus dihaluskan untuk menghilangkan bagian yang berpotensi menimbulkan goresan sehalus apapun.
  4. Mata prostetik yang baik dapat dilepas-pasang dengan mudah. Serupa dengan cara melepas-pasangkan lensa kontak.
  5. Mata prostetik yang baik juga dapat ikut bergerak mengikuti gerakan mata normal, walaupun lebih minimal.
  6. Saat ini di Indonesia sudah terdapat pembuat mata prostetik (okulator) dengan tehnik yang baik. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk pembuatan mata prostetik seperti yang Anda inginkan.

Melihat betapa besarnya efek penggunaan mata prostetik, rasanya perlu dilakukan sosialisasi seluas mungkin. Tidak hanya sebatas itu, mengingat biaya yang dikeluarkan juga relatif mahal bagi sebagian masyarakat, namun tidak semahal biaya operasi katarak misalnya, ada baiknya pembuatan mata prostetik ini juga dijadikan program andalan bagi para sponsor kegiatan sosial. Terutama bagi mereka yang mengalami kebutaan sebelah mata, dengan kondisi yang memang sangat memerlukan mata prostetik. Sebagian mereka yang telah merasakan manfaatnya, merasa seperti mendapatkan kembali kehidupannya yang hilang. Bagaimana, tertarik menggunakan mata prostetik?

 

Tinggalkan Komentar Anda

1 + 6 =