Klik Untuk Menilai Artikel ini
[Total: Rata-rata: ]

Mengapa Terjadi Batuk

 

Batuk adalah mekanisme yang sangat penting untuk mengeluarkan benda asing (termasuk dahak) dari saluran pernafasan dan mencegah masuknya benda asing tersebut ke dalam saluran nafas bawah (disebut aspirasi). Bisa terjadi secara sengaja atau spontan, misalnya saat tersedak makanan. Dengan demikian batuk adalah peristiwa alami pertahanan tubuh. Batuk sebagai gangguan kesehatan dapat dikarenakan:

  1. Infeksi: ISPA, laringitis, bronkitis, TBC dll.
  2. Alergi: terhadap debu atau zat tertentu, termasuk asma.
  3. Kelainan jaringan paru-paru: kanker.
  4. Kerusakan saluran pernafasan bawah akibat batuk lama: PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik, dll.
  5. Iritasi karena asam lambung seperti pada GERD.
  6. Teori baru: sindrom hipersensitif terhadap batuk akibat gangguan jalur saraf sensorik dan pusat pengaturan batuk yang berhubungan juga dengan gangguan laring. Jenis batuk ini adalah batuk lama yang tidak jelas penyebabnya dan sulit disembuhkan dengan pengobatan biasa. Seringkali dicetuskan oleh hal-hal seperti: aroma parfum, udara dingin, olah raga, stres, menyanyi atau hanya berbicara saja.

Batuk dirasakan sebagai masalah bila:

  1. Diikuti gejala lain yang mengganggu atau menghawatirkan seperti sesak, berbunyi, bercampur darah, benjolan di leher samping atau pundak, dll.
  2. Batuk lama tidak sembuh.
  3. Batuk tidak berhenti atau terlalu hebat.

Bila terjadi seperti ini, segera konsultasikan ke dokter, terutama bila terjadi penurunan berat badan yang berarti. Batuk akut biasanya akan sembuh dalam beberapa hari hingga 3 minggu dengan atau tanpa obat. Lebih dari 2 bulan batuk dikategorikan sebagai batuk kronik. Obat-obat yang diberikan dapat berupa:

  1. Obat pengencer dahak sekaligus bersifat merelaksasi dan melebarkan saluran nafas sehingga mempermudah pengeluaran dahak dan pada akhirnya akan menghentikan batuk. Mucovy bekerja dengan mekanisme ini. Obat jenis ini adalah pilihan pertama karena aman dan cukup efektif.
  2. Obat penekan batuk.
  3. Obat alergi, demam, pelebar saluran nafas dan pilek bila terdapat gejala tambahan tersebut.
  4. Antibiotika hanya diberikan bila dipandang perlu.
  5. Bila batuk dikarenakan asam lambung dll, pengobatan akan diarahkan pada penyebab utamanya sehingga tidak berkepanjangan.

Apapun penyebabnya, batuk harus selalu dianggap sebagai sesuatu yang dapat merugikan, baik kepada penderita maupun orang di sekitarnya. Karena itu batuk lama harus tetap dicari solusinya dengan berkonsultasi ke dokter hingga teratasi. Penderita juga harus selalu menutup mulut ketika batuk sebagai tindakan pencegahan menyebarkan percikan dahak yang bisa saja mengandung kuman.

 

Tinggalkan Komentar Anda

+ 26 = 34