Klik Untuk Menilai Artikel ini
[Total: Rata-rata: ]

Ciri Nyeri Sendi Yang Disebabkan Overused

 
Suatu pagi Anda mungkin tiba-tiba mengalami nyeri pada telapak kaki Anda ketika menapak turun dari tempat tidur. Atau salah satu jari Anda menekuk dan sulit diluruskan. Siku lengan tiba-tiba membesar dan terisi cairan, lutut nyeri terutama ketika meloncat atau menuruni tangga, dan lain-lain. Jangan dulu berpikir terlalu jauh, mungkin itu asam urat atau rematik? Ternyata keluhan-keluhan di atas seringkali disebabkan oleh aktivitas sehari-hari atau olah raga. Atau biasa disebut overused yang artinya dipergunakan secara berlebihan. Coba dinilai lagi, benarkah Anda banyak menggunakan tulang, otot atau sendi di area tersebut. Pada kenyataannya mungkin tidak murni overused, tapi dapat juga terjadi pada aktivitas normal dengan kondisi tertentu seperti: penggunaan sepatu yang tidak sesuai ketika berolah raga, gerakan yang dilakukan terlalu ekstrim sehingga mengakibatkan paksaan pada otot atau sendi tertentu, bentuk tulang yang berbeda dan tidak sesuai dengan gerakan yang dilakukan. Sedangkan overused murni disebabkan oleh kondisi seperti:
  1. Gerakan berulang pada area tertentu dalam jangka waktu lama. Bisa artinya berjam-jam tanpa diberi cukup istirahat, atau lama dalam arti merupakan gerakan sehari-hari yang dilakukan berbulan-bulan atau bertahun-tahun karena merupakan bagian dari pekerjaan. Contohnya kekakuan jari disertai nyeri akibat mengetik, mengulek, bermain videogame dan sebagainya.
  2. Gerakan tidak dinaikan secara bertahap.
  3. Tidak ada gerakan pemanasan atau pendinginan ketika berolahraga.
  4. Gerakan monoton pada area tertentu tanpa kombinasi.
Apa yang sebaiknya dilakukan saat mengalami overused, sebagai berikut:
  1. Lakukan istirahat, karena penyebabnya adalah penggunaan yang berlebihan, maka tentunya harus diistirahatkan. Artinya tidak menggunakan atau membebani area yang bermasalah. Dengan beristirahat biasanya akan berangsur membaik.
  2. Kompres dingin, terutama pada cedera olahraga di mana terjadi pembengkakan. Suhu dingin akan mengurangi peradangan.
  3. Jika tidak ada perbaikan baik dari keluhan nyeri, penampakan dan kemampuan gerak dalam waktu beberapa hari, atau justru memburuk, konsultasikan pada dokter. Mungkin terjadi sobekan tendon, retak atau kemungkinan lainnya.
Berikut adalah cara mencegah terjadinya cedera overused:
  1. Ingatlah bahwa semua otot, sendi dan tulang kita adalah sesuatu yang hidup. Dalam melakukan aktivitas memerlukan energi dan unsur lainnya yang akan berkurang ketika kita beraktivitas. Memang terjadi perbaikan dan pembentukan kembali, namun pada titik tertentu kecepatannya tidak mampu mengimbangi pengguanaannya. Karena itulah perlu diistirahatkan agar tidak cedera.
  2. Biasakan untuk tidak melakukan gerakan yang menyulitkan atau memaksa. Pilihlah gerakan yang paling nyaman bagi Anda.
  3. Dalam berolahraga, latihlah secara bertahap agar otot dan sendi dapat menyesuaikan diri.
  4. Lakukan peregangan setiap hari. Otot dan sendi yang lentur lebih siap melakukan berbagai aktivitas dan relatif tidak mudah cedera.
  5. Lakukan gerakan campuran, jangan hanya terus-menerus menggunakan otot dan sendi yang sama.
  6. Ketika mulai merasa tidak nyaman pada bagian tertentu, itulah tanda bagi Anda untuk beristirahat atau memeriksa kembali gerakan yang Anda lakukan, atau mungkin sepatu Anda perlu disesuaikan. Jaga dan pekalah pada sinyal dari tubuh Anda.
  7. Menjaga bobot tubuh Anda agar tidak membebani sendi juga sangat penting.
  8. Perhatikan makanan Anda. Protein, lemak sehat, berbagai vitamin dan mineral juga sangat membantu performa otot dan sendi Anda.
  9. Kurangnya asupan, peningkatan aktivitas atau bertambahnya usia kadang memerlukan suplemen sendi untuk menjamin kesehatan otot dan sendi. Jika perlu, Anda dapat memanfaatkannya.
 

Tinggalkan Komentar Anda

88 + = 98