Klik Untuk Menilai Artikel ini
[Total: Rata-rata: ]

Manfaat Methylsulfonylmethane (MSM) Untuk Sendimu

 

Jika Anda amati, methylsulfonylmethane atau yang sering disebut MSM semakin dipercaya untuk mendukung kesehatan tulang dan sendi. Terlihat dengan semakin meningkatnya penggunaan MSM menurut berbagai data survey. MSM adalah senyawa organosulfur, artinya bentuk sulfur yang juga didapati dalam tubuh mahluk hidup. Sulfur secara luas juga terdapat di alam dan mempunyai siklus tersendiri. Anda tentu pernah mendengar tentang kawah belerang atau air belerang yang dikenal masyarakat dengan khasiat menjaga kesehatan kulit. Sebenarnya tidak mengherankan, karena dunia telah mengenal MSM digunakan sebagai produk pendukung kesehatan selama beberapa dekade. Pada awalnya MSM dijadikan pelarut dalam industri komersial. Namun dengan berjalannya waktu, para ahli mendapatkan beberapa karakter positif dari MSM dan kemudian mengembangkannya ke dalam berbagai sediaan dengan manfaat berbeda, di antaranya sebagai campuran dalam produk kulit dengan tujuan memelihara kehalusan kulit, mengurangi reaksi alergi dan gatal; terdapat pula sediaan oral untuk tujuan mengatasi proses radang pada berbagai organ seperti saluran kencing, kulit, sendi dll.

Karena dipandang perlu untuk mendukung manfaat MSM secara ilmiah, banyak studi dilakukan untuk menggali dan mengenal MSM. Beberapa fakta yang didapatkan tentang MSM antara lain:

- MSM mempunyai kemampuan untuk melewati berbagai membran dan dinding sel sehingga dapat mencapai hampir semua bagian tubuh, termasuk celah tulang dan sendi.

- MSM yang merupakan bagian dari senyawa sulfur mempunyai peranan dalam berbagai proses penting dalam tubuh, seperti sintesa protein, dll.

- Tanpa suplementasi, tubuh mendapatkan sulfur dari alam, di antaranya dari berbagai macam sayur. Kandungan MSM dalam berbagai tumbuhan sangat kecil, sehingga ketika tubuh memerlukan kandungan MSM dalam jumlah besar, sangat diperlukan suplementasi.

- Tingkat keamanan penggunaan MSM sebagai suplemen dinyatakan tidak berbeda dengan bentuk yang diperoleh dari alam.

- Pada beberapa studi diperlihatkan pemberian MSM dosis tinggi hingga 4 gram selama 12 minggu tidak memberikan efek samping yang berarti.

- MSM  juga menjadi donor sulfur bagi berbagai senyawa dalam tubuh yang memerlukan sulfur seperti metionin dan taurin. Beberapa di antaranya juga dikenal sebagai antioksidan. Dengan demikian sifat antioksidan yang ditimbulkannya bersifat multimekanisme.

- Efek utama MSM yang telah melalui berbagai penelitian dan percobaan klinis adalah efeknya dalam menekan peradangan/inflamasi (misalnya pada osteoartritis, rematik, cedera otot dan tulang, infeksi berbagai organ, autoimun, dll), serta efek antioksidan yang sangat diperlukan untuk mendukung performa berbagai organ dan mendorong proses perbaikan sel. Efek yang dirasakan dengan mengkonsumsi MSM antara lain berkurangnya nyeri dan bengkak, semakin jarangnya kekambuhan dan bertambah luasnya pergerakan tulang dan sendi.

- Para ahli mendapatkan manfaat MSM meningkat dengan kombinasi bersama glukosamin dan kondroitin yang biasanya diformulasikan khusus untuk kesehatan tulang dan sendi.

Terlepas dari pendapat beberapa orang yang masih mempertanyakan penggunaan MSM jangka panjang,  sejauh ini studi dan bukti klinis membuktikan MSM cukup aman digunakan selama beberapa bulan tanpa jeda, meskipun dengan dosis tinggi. Ditambah efektivitasnya yang cukup tinggi, formula MSM kombinasi dengan beberapa kandungan lain sebagai produk kesehatan tulang dan sendi patut dipertimbangkan.       

 

Tinggalkan Komentar Anda

+ 54 = 61