Klik Untuk Menilai Artikel ini
[Total: Rata-rata: ]

Mengenal Beberapa Penyakit Nyeri Otot Unik

 

Bicara tentang penyakit nyeri otot, umumnya spontan akan dihubungkan dengan rematik, asam urat, keram atau cedera. Ada begitu banyak jenis penyakit atau gangguan pada otot dengan dasar penyakit yang beragam, sehingga penanganannya tentu akan berbeda pula. Jangan heran jika kadang perlu konsultasi berulang-ulang untuk mendapatkan diagnosa yang sesungguhnya.

Sebagai contoh dari berbagai kondisi tersebut, mari kita sedikit mengenal beberapa penyakit yang mempunyai keunikan tersendiri:

  1. Large histiocyte related immune myopathy syndrome.

Namanya saja sudah cukup bikin pusing bukan? Sebutan lainnya adalah Immune myopathy with large histiocyte-related myofiber necrosis. Awal mula dikenalinya penyakit ini terjadi pada tahun 1996 di sebuah klinik penyakit neuromuskular Universitas Washington. Alan Pestronk, pemimpin klinik tersebut sedang mengamati slide mikroskop dari jaringan otot seorang pasien dan mendapati adanya keanehan. Jaringan otot yang bermasalah tersebut dikelilingi oleh sel-sel histiosit besar, yang biasanya hanya terdapat pada jaringan otot yang telah mati. Tugas sel-sel tersebut adalah memakan/membersihkan sisa-sisa sel yang telah mati tersebut. Hal ini menjadi aneh karena seharusnya serat otot pasien tersebut masih hidup dan sebelumnya tidak ada riwayat keluhan apapun. Baru beberapa waktu belakangan pasien ini mengeluhkan nyeri dan lemah pada lokasi tersebut. Gambaran yang sangat tidak biasa ini terus melekat dalam ingatannya, hingga 22 tahun kemudian dia mendapatkan lagi 3 orang pasien dengan gambaran yang sama. Kesamaan dari pasien-pasien tersebut adalah:

  • Merasa nyeri sedang - berat dan lemah pada otot tertentu, terutama pada pangkal lengan dan tungkai yang terjadi simetris, artinya jika terjadi pada lengan, maka kedua lengan akan mengalaminya.
  • Keluhan tersebut akan bertambah dalam kurun waktu 1-4 minggu.
  • Terdapat juga keluhan sistemik yang berhubungan dengan kelainan tubuh lainnya seperti kelainan darah, anemia, penyakit liver, kanker dan gangguan otot jantung.
  • Secara histopatologi dengan pemeriksaan di bawah mikroskop dapat ditemukan gambaran yang khas, yaitu serat otot yang dikelilingi oleh sel histiosit besar aktif.
  • Pada darah didapati kreatinin kinase yang sangat meningkat.

Bersama timnya, mereka menyimpulkan bahwa hal tersebut disebabkan oleh sistem imun. Dengan demikian terlihat bagaimana sistem imunitas yang seharusnya melindungi tubuh, dapat berbalik menimbulkan kerusakan otot. Namun di pihak lain berhasil menemukan cara untuk mengatasi kondisi tersebut. 3 dari 4 pasien dapat disembuhkan dengan diberikan obat-obatan imunomodulator seperti steroid. 1 pasien lagi harus menjalani terapi kanker dan akhirnya meninggal karena kankernya. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa di luar kemungkinan adanya pasien yang lolos dari deteksi, tapi penyakit ini memang sangat langka, namun ternyata dapat diterapi.

  1. Rabdomiolisis

Sekilas ada kemiripan dengan large histiocyte related immune myopathy syndrome dalam hal gejala. Sama-sama terjadi kerusakan serat otot sehingga menimbulkan kelemahan dan nyeri otot. Namun dasar penyebab yang berbeda menyebab beberapa perbedaan mendasar pula seperti:

  • Terdapat riwayat tertentu yang dapat menjelaskan mengapa serat otot dapar rusak misalnya: luka bakar, toksin, infeksi, cedera, gangguan metabolik dan lain-lain.
  • Otot rusak dan dipecahkan menghasilkan mioglobin yang terlihat sebagai lebam pada kulit dan juga melewati ginjal menyebabkan urin berwarna gelap, bahkan dapat merusak ginjal.
  • Pengobatan utama adalah mengatasi penyebab, pemberian cairan melalui infus. Kadang memerlukan cuci darah dan operasi.
  1. Stiff person syndrome

Salah satu penyakit langka, hanya 1-2 penderita di antara 1 juta orang. Gejala utamanya adalah kekakuan otot yang dapat terjadi pada otot mana saja, disertai juga oleh rasa nyeri. Jika terjadi pada otot pernafasan dapat mengancam nyawa. Uniknya gejala kekakuan ini dapat timbul dan diprovokasi oleh sesuatu yang ringan dan umum seperti gerakan yang mendadak, udara dingin bahkan suara berisik. Dinyatakan sebagai penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat di otak dan tulang belakang. Seringkali terjadi bersama dengan penyakit autoimun lain seperti tiroiditis, diabetes tipe 1 dan 2, vitiligo, artritis rematik dan lain-lain. Pengobatannya meliputi pemberian obat pelemas otot, pereda nyeri dan imunomodulator.

Inilah beberapa penyakit nyeri otot unik yang berhasil dikenali oleh para ahli dan masih banyak lagi yang ada dan mungkin juga belum teridentifikasi. Apa yang dapat dijadikan pelajaran adalah: jangan menyepelekan gejala yang Anda rasakan, terutama jika bersifat terus-menerus dan progresif. Segeralah konsultasikan dengan dokter dengan memberikan informasi sebanyak mungkin. Bisa jadi Anda sendiri yang telah menemukan kunci masalahnya dan kemudian dapat diberikan solusi yang tepat.

 

Tinggalkan Komentar Anda

+ 7 = 16