Klik Untuk Menilai Artikel ini
[Total: Rata-rata: ]

5 Cara Mencegah Efek Samping Minum Obat

Semua obat memiliki efek samping yang berbeda-beda setiap orang. Ada istilah yang menyebutkan bahwa “Mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Kalian pasti setuju dengan slogan tersebut. Hal paling tepat untuk mencegah efek samping obat adalah dengan menghindarinya efek samping obat tersebut. Nah, sebelum mengonsumsi obat, kalian wajib tahu apa tujuan mengonsumsi obat tersebut. Terutama jika minum obat yang dibeli sendiri di apotek.

Tahukah kalian apa itu obat bebas dan obat bebas terbatas?

Terdapat 2 jenis golongan obat, yaitu obat bebas dan obat bebas terbatas. Obat bebas pastinya beli tanpa resep dokter atau yang biasa ada di toko terdekat atau di apotek terdekat atau di toko online/e-commerce seperti saat ini.  Demikian pula obat bebas terbatas yaitu yang menggunakan resep dokter, bukan berarti obat tersebut tidak akan menimbulkan efek samping. Bedanya, obat resep dokter diberikan dengan tujuan yang jelas dari hasil konsultasi dan susuai yang direkomendasikan dari ahlinya seperti dokter atau apoteker. Jadi, jangan minum obat karena terbiasa atau atas rekomendasi dari orang lain ya.

Apakah semua obat memiliki efek samping?

Setiap obat memiliki efek utama yang memang diinginkan terjadi untuk mengobati gejala atau keluhan tertentu, atau sebagai zat aktif yang mengatasi aktivitas virus, bakteri, jamur atau parasit tertentu. Karena zat aktif tersebut masuk ke dalam tubuh, tentu akan mengalami berbagai reaksi dengan zat-zat lain yang ada di dalam tubuh. Reaksi-reaksi ini sebenarnya sudah diketahui dan diperhitungkan.

Hal ini dapat diketahui dari keterangan efek samping obat yang ada dalam brosur atau tertera pada kemasan obat. Penting untuk diperhatikan, terutama jika belum pernah mengonsumsi obat tersebut. Selain itu obat yang sama mungkin menimbulkan efek yang berbeda pada masing-masing orang.

Efek ini dipengaruhi oleh berbagai hal, antara lain; usia, fungsi organ, genetik dan faktor lainnya. Selain itu, terdapat efek yang berbeda ketika pada waktu yang bersamaan mengonsumsi obat lain, bisa menimbulkan interaksi obat. Obat yang satu dapat meningkatkan kerja obat yang lain, demikian pula sebaliknya.

Kapan Gejala dari efek samping obat muncul?

Jangan heran ya kalau mengalami efek samping obat dari interaksi obat secara bersamaan, padahal kalian sering minum obat tersebut. Ini bisa terjadi karena faktor interaksi obat dan menimbulkan efek samping obat atau minum obat dengan dosis yang lebih besar dari ketentuannya.

Efek samping seperti apa yang dapat terjadi? Reaksi umum seperti alergi (ruam pada kulit, bibir atau kelopak mata bengkak), mual, muntah, konstipasi, mengantuk, dll. Dapat pula terjadi efek samping yang lebih berat atau tidak umum seperti gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan fungsi organ hingga syok anafilaktik yang dapat berakibat fatal.

Baca Artikel Lainnya :   Obrolan Ringan Keamanan Makanan Di Era Covid-19

Bagaimana cara untuk menghindari terjadinya efek samping obat?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ketika Anda mengonsumsi obat dengan tujuan yang jelas, artinya Anda mengetahui manfaat apa yang Anda harapkan. Anda tentu tidak mengharapkan adanya efek yang merugikan. Sedapat mungkin Anda melakukan antisipasi dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

5 cara mencegah dan menghindari efek samping obat:

1. Cek riwayat alergi

2. Informasikan kepada dokter atau apoteker mengenai riwayat alergi

3. Minum obat sesuai petunjuk dokter dan tidak melebih dosis karena ingin cepat sembuh

4. Cek tanggal kadaluarsa obat baik obat dirumah atau dari apotek

5. Minum obat/suplemen yang sesungguhnya Anda perlukan dan disimpan di tempat yang aman

Kalau sudah terlanjur minum obat, apakah saya harus berhenti minum obat?

Obat akan bermanfaat baik dan optimal jika mengonsumsinya dengan baik. Semua obat memiliki manfaat dan resiko. Dengan ini tujuan mengonsumsi obat akan tercapai dan menjadi lebih sehat, yaitu memperoleh manfaat sebesar-besarnya dengan risiko sekecil-kecilnya.

Terdapat beberapa efek samping mungkin berat sampai membutuhkan tenaga medis atau ada juga yang efeknya ringan. Semua tergantung dari efek yang ditimbulkan, jika berat sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kedokter untuk memastikan apakah harus berhenti atau lanjut sesuai yang di anjurkan pakarnya.

Tapi, tidak boleh juga berhenti minum obat tanpa konsultasi dengan dokter, takutnya malah bertambah penyakit yang akan timbul. Jadi sebaiknya tetap dikonsultasikan ringa atau beratnya efek samping dari obat tersebut.

Dengan artikel ini semoga dapat memberikan informasi terkait bagaimana cara mencegah risiko yang timbul dari efek samping minum obat.

 

Tinggalkan Komentar Anda