Klik Untuk Menilai Artikel ini
[Total: Rata-rata: ]

Apa Itu Detox, Cari Tahu Disini

 

Kata detox sudah tidak asing lagi di telinga kita, berbagai macam cara detox yang kita dengar dan mungkin telah kita coba. Ada yang terobsesi melakukan detox, ada juga yang menganggap detox kurang bermanfaat. Kalau kamu bagaimana? Sebelum melakukan detox, lebih baik kita mengenal terlebih dahulu apa yang dinamakan detox itu. Detox artinya mengeluarkan toxin dari dalam tubuh. Istilah ini pertama kali dipakai oleh Ludwig Brieger (1849-1919), seorang ahli kimia organik. Toxin ditujukan kepada substansi beracun yang diproduksi oleh sel atau organisme hidup, sehingga tidak dipakai untuk zat toksik yang berasal dari bahan sintetis anorganik. Jenis dan kekuatan toxin bisa bermacam-macam, contohnya toxin berkekuatan rendah yang berasal dari sengatan lebah sampai yang mematikan seperti racun atau bisa ular. Jika melihat jenis detox yang dilakukan saat ini, dipastikan sudah mengalami perubahan makna. Detox saat ini lebih ditujukan untuk memberikan semua hal yang bermanfaat bagi tubuh, baik berupa pemilihan jenis makanan dan minuman, tindakan khusus seperti cuci usus ataupun hanya sekedar menghapus riasan yang terpampang di wajah sudah dikategorikan detox.

Sebenarnya, fungsi detox sendiri sudah ada secara alami dalam tubuh kita. Setiap saat organ tubuh seperti hati, ginjal, usus dan kulit melakukan tugas detoksifikasi dengan memproses makanan atau minuman yang masuk, mengeluarkan zat yang berdampak buruk bagi tubuh melalui feses, urine dan keringat. Meskipun kita tidak merasa telah melakukan detox, fungsi tersebut sudah berjalan dengan sendirinya. Namun, bukan berarti segala tindakan detox tidak ada manfaatnya. Lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh pasti akan membantu pekerjaan organ detox kita. Ini berarti mempertahankan usia biologis organ itu sehingga tidak mengalami penurunan fungsi sebelum waktunya. Menghindari makanan yang mempunyai kadar lemak tinggi dan alkohol akan membantu mempertahankan performa hati, misalnya.

Tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk mengikuti program detox ataupun membeli produk detox yang cukup menguras kantong, atau menjalankan program detox untuk seminggu penuh kemudian bebas merdeka untuk waktu yang tidak tahu berapa lama, tidaklah lebih menguntungkan jika kita menjalankan pola hidup yang lebih sehat,tidak ekstrim, seperti bertahap akan membuat kita terbiasa dan semakin hari semakin baik tanpa merasa terpaksa?

Hal apa saja yang bisa kita lakukan? Yuk bisa dilihat di bawah ini:

  1. Pola makan seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Namun perbanyak porsi sayur dan buah untuk mencukupi kebutuhan vitamin, mineral dan serat. Pola diet yang terlalu ketat dan tidak seimbang justru akan mengakibatkan masalah di kemudian hari.
  2. Membatasi makanan yang digoreng, dibakar terlalu lama atau disantan. Juga makanan yang diberi pengawet atau pewarna tambahan warna kecuali pewarna alami seperti hijau dari daun suji atau biru dari bunga telang. Menghindari makanan yang terlalu asin dan manis. Tidak perlu melakukannya langsung sehari, perlahan saja dan lama-lama akan terbiasa. Pengawet, makanan yang dibakar dan makanan yang diawetkan melalui proses pengasinan dan penjemuran bisa mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh contohnya zat karsinogenik.
  3. Air putih adalah minuman terbaik. Untuk itu, air putih harus menjadi minuman yang paling dominan. Selain itu, kombinasi sehat yang lain juga bisa dengan meminum jus buah atau sayur, susu atau coklat tanpa gula atau dengan sedikit gula saja. Bagaimana dengan the dan kopi? Boleh, namun jangan sampai jadi keharusan. Tanpa gula akan lebih baik. Minuman dalam kemasan yang mengandung soda, gula dan alkohol adalah minuman yang harus dibatasi.
  4. Jangan merokok dan jangan bernafas dalam udara yang mengandung asap rokok.
  5. Mulai mencintai olah raga dan melakukan olah raga yang anda sukai. Berolah raga secara rutin dengan hati gembira sangat baik untumu. Kombinasikan olah raga high impact (mengandung gerakan lari dan lompat untuk kesehatan tulang) dan low impact yang melibatkan seluruh bagian tubuh. Tentu saja anda perlu menyesuaikannya dengan kondisi tubuh anda. Berolah raga tanpa pertimbangan dapat mendatangkan efek samping yang buruk.
  6. Mempedulikan kesehatan psikis anda dengan melakukan hobby dan rekreasi.
  7. Menjaga keseimbangan antara bekerja dan berisitrahat dapat menghindari stress yang menjadi sumber penyakit. Sebaik apapun itu, segala sesuatu yang terlalu berlebihan akan berdampak buruk.
  8. Gunakan pelindung sinar UV atau sunblock pada kulit anda. Sinar UV dapat menyebabkan kanker, setidaknya mempercepat proses penuaan kulit.
  9. Minum obat sesuai dengan indikasi dan petunjuk dokter. Minum obat tanpa aturan yang jelas bisa merusak ginjal dan hati, serta mengalami efek samping lainnya. Sebaliknya, ada beberapa penyakit yang memang memerlukan terapi khusus, bila tidak perjalanan penyakitnya justru akan menimbulkan komplikasi kerusakan organ.
  10. Ada waktunya anda membutuhkan asupan antioksidan, khususnya saat lelah, memerlukan stamina atau berada dalam lingkungan yang tidak sehat. Saat memasuki usia 30                   tahun, performa organ tertentu mulai menurun yang diakibatkan oleh stres biologis.

Menjaga kesehatan bukan hanya mengenai hal yang paling baik dan benar, tapi mau memulai dan juga berani berkomitmen.

 

Tinggalkan Komentar Anda

+ 30 = 32