Klik Untuk Menilai Artikel ini
[Total: Rata-rata: ]

Pentingnya Social Distancing Dan Sanitasi Diri

 
Kedua istilah ini tengah disosialisasikan kepada masyarakat dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19. Merupakan masalah yang tidak mudah untuk menjangkau semua masyarakat untuk dapat memahami dan mampu mengaplikasikannya dalam praktek sehari-hari. Keduanya tidak dapat dipisahkan, harus dilakukan bersamaan. Bukan sesuatu yang harus dihafal, tapi dipahami dan menjadi pola umum perilaku. Social distancing diterjemahkan sebagai penjagaan jarak antar individu dalam arti yang sebenarnya, di mana diusahakan di mana saja berada dapat mempertahankan jarak tersebut. Prinsipnya adalah berdasarkan teori penyebaran virus melalui cairan mulut yang mengandung virus keluar melalui batuk, bersin atau berbicara, berpotensi mencapai orang di sekitarnya jika jaraknya kurang dari 1 meter, terutama jika berhadap-hadapan. Ini jika memang harus bersosialisasi dengan orang lain. Yang terbaik adalah melakukannya dengan lebih ekstrim, yaitu diam di dalam rumah untuk jangka waktu tertentu.
Sanitasi adalah tindakan membersihkan diri dan lingkungan dengan tujuan sedapat mungkin terhindar dari infeksi kuman, baik itu virus, bakteri atau sumber infeksi lainnya. Ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tubuh dengan mandi, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menggunakan cairan desinfektan dan berbagai tindakan lainnya. Berikut ini beberapa contoh cara melakukan social distancing dan sanitasi yang dapat dilakukan, jika memang tidak memungkinkan untuk diam di rumah. Misalnya untuk karyawan yang tidak diberikan kesempatan  work from home:
  1. Batasi kontak dengan orang lain sejak keluar dari rumah:
  • tunda semua kegiatan sosial dengan orang di luar rumah anda seperti: tetangga, saudara, teman, klien, dan lain-lain.
  • jika anda harus membeli keperluan rumah tangga, lakukan dengan online (jika memungkinkan), atau buatlah daftar belanja sehingga anda dapat melakukannya dengan efisien (tidak bolak-balik dan membuang waktu). Sebisa mungkin batasi jumlah orang yang berbelanja (tidak perlu beramai-ramai).
  • sebisa mungkin gunakan kendaraan pribadi. Jika harus menggunakan kendaraan umum, pakai masker. Usahakan untuk tidak berhadapan dengan penumpang lain dalam jarak kurang dari 1 meter. Setibanya di tempat tujuan, cuci tangan dengan sabun. Jika tidak tersedia, bersihkan tangan dengan cairan/gel antiseptik.
  1. Setiba di tempat kerja, cek suhu anda dan cuci tangan dengan sabun, sesuai dengan cara yang dianjurkan.
  2. Jangan bekerja jika anda tidak sehat (suhu ≥38°, batuk, pilek, sakit tenggorokan). Bersihkan lingkungan kerja utama anda dengan antiseptik (meja, keyboard, telepon, handphone, dan lain-lain).
  3. Cuci kembali tangan anda jika harus meninggalkan tempat dan bersentuhan dengan benda lain yang kemungkinan mengandung kuman seperti gagang pintu dan tombol lift, atau sehabis ke toilet, sebelum makan, dan lain-lain.
  4. Minum suplemen vitamin agar daya tahan rubuh tetap terjaga, seperti vipr0-G dan imunvit yang kaya akan kandungan vitamin C, zinc, echinacea serta epigallo.
  5. Hindari melakukan kontak antar individu, seperti bersalaman atau sentuhan lain untuk mencegah kemungkinan perpindahan kuman.
  6. Jaga jarak anda dengan orang di sekitar anda minimal 1 meter, terutama ketika berbicara. Jika batuk atau bersin tutup mulut anda dengan tisu, kemudian langsung buang ke tempat sampah tertutup. Bersihkan tangan anda dengan cairan/gel antiseptik atau cuci tangan dengan sabun.
  7. Hindari menyentuh wajah anda, terutama mata, hidung dan mulut yang dapat menjadi tempat masuknya kuman, ketika anda belum membersihkan tangan anda.
  8. Jangan memakai peralatan makan bersama. Saat makan siang harap memperhatikan jarak antar individu (minimal 1 meter).
  9. Sebisa mungkin jangan menggunakan pesawat telepon rekan anda, atau jika tidak memungkinkan, bersihkan dahulu dengan cairan/gel antiseptik sebelum anda pakai.
  10. Jika memungkinkan, tunda pekerjaan atau rapat yang melibatkan banyak orang dalam satu ruangan. Jika tidak dapat ditunda, jalankan dengan ketentuan menjaga jarak duduk minimal 1 meter antar individu. Lakukan seefisien mungkin untuk menyingkat waktu.
  11. Menunda kedatangan tamu akan lebih baik. Jika harus menerima tamu, ketahui latar belakang tamu anda. Tidak diperkenankan datang jika: dalam kondisi tidak sehat, memiliki riwayat kontak dengan pasien suspect/positif covid-19 dalam 14 hari terakhir. Tamu yang berhasil melewati seleksi syarat tersebut, ketika masuk dalam wilayah kerja harus melakukan prosedur yang sama, yaitu cek suhu dan cuci tangan dengan sabun.
  12. Segera mandi dan berganti pakaian setiba di rumah. Tempatkan pakaian kotor dalam wadah tertutup jika tidak langsung dicuci. Hindari menggantung pakaian yang telah dikenakan di luar rumah. Kenakan pakaian bersih untuk kesempatan kerja berikutnya.
  13. Tempatkan alas kaki di luar rumah, atau jika tidak memungkinkan letakkan dalam lemari tertutup di dalam rumah.
Jika semua orang melakukan hal ini dengan serentak dan komitmen tinggi, virus akan sulit menemukan inang tempat tumbuh dan berkembang. Inilah yang kemudian akan secara berangsur menurunkan angka infeksi hingga akhirnya pandemi ini akan berakhir. Social distancing berarti menyayangi diri sendiri dan orang-orang di sekitar anda. Bersama kita hadapi dan lalui pandemi corona dengan tenang dan bertanggung jawab. Semua dimulai dari diri kita sendiri.
 

Tinggalkan Komentar Anda

+ 62 = 72